Jakarta – Terapis Perilaku, Maizan Dianati, SPsi, M.Sc, dari Universitas Padjajaran mengatakan bahwa kebahagiaan ibu lalu anak saling berkaitan, mengingat Ibu yang tersebut digunakan bahagia akan tambahan mampu memberikan pengasuhan yang dimaksud baik bagi anak, sehingga anak pun akan lebih lanjut lanjut bahagia.
"Saat ibu bahagia, ia akan lebih banyak tinggi emosional available, tambahan melekat dengan anak, kemudian lebih banyak lanjut mampu menghadapi kesulitan dengan tenang, Hal ini dapat berdampak terhadap pengasuhan," kata Maizan dalam diskusi dalam Jakarta, Sabtu.
Maizan menjelaskan bahwa ibu yang tersebut hal itu tidaklah bahagia akan tambahan tinggi mudah stres, cemas, kemudian juga marah. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap pengasuhan, misalnya ibu menjadi kurang sabar, mudah marah, juga tiada responsif terhadap kebutuhan anak.
Oleh lantaran itu menurutnya penting bagi orang ibu untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri yang mana yang memungkinkan ibu untuk melakukan hobi, berolahraga, atau merenung tanpa gangguan.
“Memiliki 'Me Time' adalah hak dari setiap ibu. Ketika ibu bahagia atau mempunyai kondisi mental yang digunakan digunakan baik, anak pun dapat turut merasa bahagia dan juga juga mengeluarkan semua potensi yang digunakan yang disebut dimilikinya secara maksimal,” ujar Maizan.
Selanjutnya, Maizan memacu para ibu untuk menerima kenyataan bahwa tiada semua aspek dalam hidup dapat dikendalikan, suatu pandangan yang mana dapat mengurangi tingkat kecemasan yang digunakan mungkin dirasakan oleh ibu.
Dalam rangka mencapai kebahagiaan, Maizan menekankan pentingnya menghargai diri sendiri atas pencapaian-pencapaian kecil yang dimaksud telah terjadi terjadi dicapai dalam peran sebagai ibu, mengingat bahwa menjadi orang ibu adalah tugas yang mana tiada mudah.
Lebih terpencil lagi, ia menyarankan agar para ibu untuk tidaklah ragu dalam mendelegasikan sebagian tugas kepada orang lain, seperti suami, keluarga, atau teman-teman, yang mana dapat membantu dalam mengelola sebagian dari tanggung jawab sehari-hari, memberikan ruang bagi ibu untuk merasa tambahan lega serta dapat fokus pada menciptakan kebahagiaan bagi seluruh keluarga.
Maizan menambahkan bahwa jika kecemasan atau kesedihan terus berlanjut selama periode yang dimaksud lama, mencari bantuan profesional adalah langkah bijak.
“Berbicara dengan orang ahli dapat membantu mengatasi kesulitan ini dengan dukungan yang digunakan yang tepat,” kata Maizan.
Selanjutnya ia mengatakan anak-anak juga memerlukan perhatian juga tindakan khusus dalam rangka menciptakan kebahagiaan mereka.
Seorang ibu harus luangkan waktu berkualitas bersama anak tanpa gangguan. Hal hal hal tersebut dapat berarti dengan mematikan gawai benar-benar fokus pada interaksi satu sebanding lain. Ini akan membantu membangun ikatan kuat antara ibu serta anak.
Validasi opini dan juga juga emosi anak merupakan langkah penting dalam memberikan dukungan emosional. Walaupun mungkin terdapat perbedaan pandangan, mendengarkan dengan seksama akan memberikan anak rasa didengarkan kemudian dihargai.
Memastikan rutinitas yang digunakan digunakan baik dalam kehidupan anak akan membantu mereka itu merasa nyaman kemudian anak menjadi tahu apa yang dimaksud mana akan terjadi selanjutnya, sehingga merek merasa tambahan terkendali.
Selain itu, melakukan observasi berkala terhadap kesehatan lalu perilaku anak juga merupakan tindakan yang digunakan digunakan penting. Hal itu bertujuan untuk menegaskan bahwa anak merasa baik dan juga juga bukan mengalami hambatan yang dimaksud dimaksud mungkin tak terdeteksi.
Maizan menambahkan bahwa dengan menjaga kebahagiaan ibu serta anak, akan menjadi langkah penting dalam membentuk keluarga yang tersebut hal tersebut harmonis.